Pemkot Serang Tingkatkan Infrastruktur di Perumahan Permata Hijau, Jalan Beton dan Drainase Dibangun Bertahap

SERANGKOTA,Sundapost.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan permukiman sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang lebih nyaman, aman, dan tertata.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah melanjutkan pembangunan jalan beton dan penataan drainase di kawasan Perumahan Permata Hijau secara bertahap melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Komitmen tersebut ditegaskan saat Wali Kota Serang Budi Rustandi meninjau langsung kawasan Perumahan Permata Hijau didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Serang, Ibra M. Gholibi.
Kepala DPRKP Kota Serang, Ibra M. Gholibi, menjelaskan bahwa pembangunan yang telah dilaksanakan pada tahun ini mencakup ruas jalan dari depan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Serang hingga ujung Perumahan Permata Hijau.
Melalui APBD Perubahan Tahun 2026, kata Ibra pembangunan akan dilanjutkan hingga kawasan yang sebelumnya terdampak banjir di sekitar akses menuju Perumahan Kelapa Gading.
“Melalui APBD Perubahan, kami akan melanjutkan pembangunan dari ujung Permata Hijau hingga titik yang sebelumnya terdampak banjir sebagai bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur kawasan,” ujar Ibra, Senin 20 Juli 2026.
Selain pembangunan yang menjadi kewenangan Pemkot Serang, penanganan ruas jalan menuju Perumahan Kelapa Gading beserta sistem drainasenya juga diusulkan memperoleh dukungan pendanaan dari Pemprov Banten melalui skema bantuan keuangan.
Menurut Ibra, usulan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemkot Serang dan Pemprov Banten dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di kawasan permukiman.
“Ini bentuk sharing pekerjaan atau bantuan dari pemerintah provinsi agar penanganan infrastruktur dapat dilakukan lebih cepat,” jelasnya.
Dikatakan Ibra, Pemkot Serang mengusulkan anggaran sekitar Rp10 miliar kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk mendukung pembangunan infrastruktur di empat kawasan perumahan, yaitu KSB (akses Kelapa Gading), Griya Permata Asri (GPA), Puri Anggrek, dan Citra Gading.
“Yang kondisi rusak (Permata Hijau) sampai Perumahan Kelapa Gading, termasuk drainasenya, akan dianggarkan melalui bantuan Pemerintah Provinsi Banten,” katanya.
Dijelaskan Ibra, salah satu pekerjaan yang diusulkan meliputi pembangunan akses menuju Perumahan Kelapa Gading melalui jalur ring road Permata Hijau sepanjang kurang lebih 400 meter dengan lebar 6 meter.
Pekerjaan tersebut akan menggunakan konstruksi jalan beton yang dilengkapi pembangunan drainase guna meningkatkan kapasitas saluran air dan meminimalkan potensi genangan.
Sementara itu, Pemkot Serang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta melalui APBD Perubahan Tahun 2026 untuk pembangunan jalan beton pada ruas yang menjadi kewenangan pemerintah kota di kawasan Permata Hijau.
“Panjang jalan yang kami usulkan kurang lebih 400 meter dengan lebar sekitar 6 meter. Pekerjaannya berupa jalan beton lengkap dengan drainase,” ungkap Ibra.
Kata Ibra, Pemkot Serang berharap pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap ini dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung upaya pengendalian banjir di kawasan permukiman.
Sinergi antara Pemkot Serang dan Pemprov Banten juga diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan demi terwujudnya Kota Serang yang semakin maju, nyaman, dan berkelanjutan.(Mk)







