Warga Pegadingan Keluhkan Data Desil dan BPJS Nonaktif, H. Yendi Yanto Siap Kawal Aspirasi

SERANG, sundapost.co.id – Persoalan ketidaksesuaian data desil, kepesertaan BPJS Kesehatan PBI yang nonaktif, hingga masalah banjir menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Serang Fraksi NasDem Komisi I, H. Yendi Yanto.
Reses Masa Persidangan Kesatu Tahun Persidangan 2026–2027 tersebut berlangsung di Kampung Tegal Tanjung, Desa Pegadingan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Sabtu (31/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, H. Yendi Yanto menegaskan bahwa berbagai kebutuhan dasar masyarakat menjadi perhatian yang terus diperjuangkan, terutama sektor kesehatan, pendidikan, dan pelayanan administrasi kependudukan.
“Kita memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, termasuk administrasi kependudukan. Kita sedang mendorong agar Dinas Dukcapil mendapatkan anggaran maksimal untuk perekaman KTP dan administrasi lainnya. Dengan anggaran yang cukup, insyaallah kebutuhan dasar masyarakat bisa diatasi. Kita juga mendorong agar segera dilakukan pendataan BPJS Kesehatan PBI, sehingga masyarakat yang kepesertaannya tidak aktif bisa kembali aktif,” ujarnya.
Selain melalui perjuangan di DPRD, Yendi mengungkapkan bahwa dirinya juga melakukan berbagai kegiatan sosial secara mandiri. Salah satunya normalisasi Kali Kejayan sepanjang 3,5 kilometer yang melintasi Desa Pegadingan dan Desa Tonjong.
Langkah tersebut dilakukan bersama masyarakat sebagai upaya mengatasi banjir yang kerap terjadi setiap musim penghujan.
“Karena banyak keluhan masyarakat Kampung Kejayan, saya sebagai anggota dewan merasa prihatin. Akhirnya, bersama masyarakat kami melakukan normalisasi Kali Kejayan sepanjang 3,5 kilometer. Alhamdulillah, sudah selesai,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan sejumlah hasil perjuangan aspirasi selama dua tahun menjadi anggota DPRD Kabupaten Serang. Di antaranya pembangunan jalan di Beton, Pamengkang sepanjang 600 meter dan di Pelamunan, Lebak Menggeh sepanjang 650 meter, serta beberapa pembangunan lainnya.
Tak hanya itu, Yendi saat ini juga tengah memperjuangkan agar masyarakat kategori tidak mampu bisa mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang sebelumnya dikenal sebagai IMB, tanpa biaya. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh legalitas bangunan tanpa terbebani biaya pengurusan.
Dalam dialog bersama masyarakat, Kepala Desa Pegadingan menyampaikan persoalan ketidaksesuaian data desil warga yang berdampak terhadap akses BPJS Kesehatan dan pendidikan anak-anak. Ia berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan.
Nasrullah selaku tokoh masyarakat juga menyampaikan keluhan serupa. Menurutnya, banyak warga yang tergolong tidak mampu justru tidak mendapatkan bantuan sosial akibat ketidaksesuaian data desil. Selain itu, sejumlah warga juga mengalami penonaktifan BPJS Kesehatan.
Sementara itu, Asturi selaku Ketua RT mengeluhkan banjir yang kerap melanda wilayahnya akibat kiriman air dari kawasan Perumahan Pegadingan Permai. Ia berharap ada solusi konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
Keluhan lainnya disampaikan Masturi selaku Ketua Pemuda. Ia mempertanyakan rencana pembangunan saluran drainase atau got yang sebelumnya telah disampaikan, tetapi hingga kini belum terealisasi.
Berbagai aspirasi tersebut menjadi catatan penting dalam kegiatan reses. Masyarakat berharap H. Yendi Yanto dapat mengawal dan memperjuangkan persoalan yang mereka hadapi, sehingga kebutuhan masyarakat Pegadingan mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah. (Ms)







