Advetorial

Hasan Basri Dorong Solusi Banjir dan Pemberdayaan UMKM Saat Reses di Unyur

Kota Serang – DPRD Kota Serang
Komitmen menyerap sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat kembali ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Hasan Basri, saat melaksanakan kegiatan reses tahun pertama 2026 di Kelurahan Unyur. Kegiatan tersebut dihadiri para ketua RW serta tokoh masyarakat sebagai perwakilan langsung suara warga.

Dalam suasana dialog terbuka dan partisipatif, warga menyampaikan berbagai persoalan lingkungan yang selama ini dirasakan, di antaranya kebutuhan pengaspalan jalan lingkungan serta penanganan banjir yang kerap terjadi.

Hasan Basri menegaskan bahwa reses merupakan momentum strategis bagi anggota legislatif untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, sekaligus memastikan aspirasi tersebut masuk dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, sebagian besar usulan warga sejatinya telah melalui mekanisme perencanaan, baik melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

Seluruh aspirasi tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah melalui APBD, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan serta skala prioritas pembangunan.

“Banyak aspirasi masyarakat yang sebenarnya sudah masuk dan dibahas. Namun pelaksanaannya tentu harus disesuaikan dengan kondisi anggaran dan prioritas kebutuhan yang ada,” ujar Hasan Basri, Kamis (12/2/2026).

- advertisement -

Terkait penanganan banjir di wilayah Unyur, Hasan Basri memaparkan dua opsi strategis yang tengah dikaji. Opsi pertama adalah pembangunan sodetan untuk mengalirkan air langsung ke Kali Cibanten agar genangan tidak berlama-lama di kawasan permukiman. Opsi ini membutuhkan koordinasi lintas kewenangan, mulai dari pemerintah provinsi hingga kementerian terkait.

Alternatif lainnya adalah optimalisasi embung yang telah ada. Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, embung tersebut juga berpotensi dikembangkan menjadi ruang terbuka publik yang mendukung aktivitas sosial masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM.

“Jika dikelola dengan baik, embung tidak hanya berfungsi teknis, tetapi juga bisa menjadi ruang rekreasi dan penggerak ekonomi warga,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Unyur, Nana Heryatna, mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Menurutnya, kehadiran langsung pimpinan DPRD di tengah masyarakat menjadi sarana silaturahmi sekaligus memastikan aspirasi warga tercatat secara resmi dalam sistem perencanaan pembangunan.

Ia berharap seluruh usulan yang telah disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui pokok-pokok pikiran DPRD dan terinput dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai dasar penyusunan program pembangunan ke depan. ***

Rekomendasi untuk Dibaca

Sundapost.co.id